Striker Chelsea Abraham mengungkapkan pelecehan rasil Twitter

Bandar taruhan Judi – Tammy Abraham telah mengungkapkan bahwa pelecehan rasis yang ia terima di Twitter setelah kehilangan. Penalti untuk Chelsea di Piala Super UEFA melawan Liverpool membuat ibunya menangis. Pemain berusia 21 tahun melangkah maju untuk mengambil penalti kelima Chelsea tetapi melihat usahanya diselamatkan oleh Adrian sebelum. Mohamed Salah dikonversi tendangan-spot untuk Liverpool menang 5-4.

Abraham dilecehkan secara rasial di Twitter setelah pertandingan dan rekan satu timnya Kurt Zouma dan gelandang Manchester United Paul Pogba juga menjadi target para troll online musim ini. Chelsea mengumumkan setelah insiden yang melibatkan Abraham dan Zouma bahwa mereka bermaksud untuk bertemu dengan Twitter untuk mengetahui apa yang mereka rencanakan untuk dilakukan guna menghapuskan pelecehan rasis pada platform mereka.

Berbicara kepada CNN Bandar taruhan, Abraham berkata: remember Saya ingat berbicara dengan ibu saya, dia emosional, dia menangis. Anda tahu, dia hanya berpikir. Kenapa dia? Kenapa dia? Jelas tidak enak didengar, terutama melihat putra Anda disiksa. Bagi saya, saya selalu karakter yang kuat, itu tidak terlalu mempengaruhi saya. Tetapi mengatakan itu, itu dapat memengaruhi orang-orang yang tidak memiliki kepribadian saya. Itu adalah momen yang menantang bagi saya, saya mengalami banyak emosi.

Itulah pelecehan rasis yang di terima oleh striker Chelsea kepada dirinya. Itulah pembicaraan yang di ungkap dan di lakukan oleh striker asal chelsea tersebut. Dia memohon dan meminta agar dia tidak lagi di rasiskan dan akan di anggap seperti orag pada umumnya. Dan sebagai Striker Chelsea yang dapat di andalkan oleh timnya sendiri agar bisa berguna untuk masa depan timnya tersebut. Dan dapat membuat tim bisa mendapat keuntungan yang di harapkan agar menjadi juara kedepannya.